Gara-Gara Memotret Lukisannya, Tengah Malam Didatangi Ratu Kidul

Anda hanya butuh waktu membaca artikel ini.

Foto Ratu Kidul
i46.tinypic.com


Ratu Kidul, Sang Penguasa Pantai Selatan. Sosok mistis yang identik dengan mahkota emas dan baju berwarna hijau ini sampai sekarang masih belum diketahui secara pasti siapa sebenarnya dan dari mana asal-usulnya. 

Banyak cerita yang mengatakan bahwa Ratu Kidul sebenarnya adalah Ratu Bilqis, isteri Nabi Sulaiman As yang setelah wafatnya beliau, Ratu Bilqis mengasingkan dirinya ke suatu negeri. Di sana beliau bertapa hingga moksa atau ngahyang

Ada juga yang mengatakan bahwa Ratu Kidul adalah Dewi Nawang Wulan, sosok bidadari yang pernah diperisteri Jaka Tarub. Bahkan, pada tahun 1985 dalam sebuah acara di TMII, Ratu Kidul diklaim sebagai Biding Laut, saudara dari Saribu Raja yang notabene adalah keturunan Raja Batak. Kalau hal ini benar, itu artinya Ratu Kidul masih sekampung halaman dengan Judika atau Bill Saragih.

Siapapun adanya dan dari manapun asalnya, saya mempercayai bahwa Ratu Kidul itu ada, bukan sekedar cerita rakyat turun temurun yang menjadi bagian keistimewaan Yogyakarta pada khususnya dan pulau Jawa pada umumnya. Keyakinan saya ini sudah lama semenjak tinggal di Kudus, dimana banyak kejadian ghaib yang tidak masuk akal terjadi di sana.

"Diujung kakinya telah berdiri perempuan sangat cantik berbusana keraton berwarna hijau dengan mahkota berkilauan terkena cahaya lampu kamar. "
Keyakinan itu pun bertambah dengan sebuah pengalaman ghaib yang dialami sepupu saya yang baru berlibur di Yogya Sabtu kemarin (27/12/2014). Sebut saja namanya Arum (facebook disini). Arum adalah sepupu dari keluarga ibu, keponakan dari Om dan Tante saya. Arum yang bekerja sebagai salah satu staff ahli di Departemen Kehakiman RI berlibur bersama keluarga besar dari Tegal ke Yogyakarta.


Malam pertama di Yogya, mereka menginap di rumah keluarga di Jalan Kaliurang dan keesok harinya mereka mengunjungi beberapa obyek wisata unggulan seperti Taman Pintar, Komplek Bundaran UGM, dan Museum Afandi. Ketika mengunjungi museum ini, Arum tertarik dengan lukisan Ratu Kidul yang begitu anggun. Arum pun tak sungkan untuk mengabadikan lukisan tersebut melalui sebuah ponsel yang dibawanya. Mungkin karena foto inilah akhirnya Arum mengalami pengalaman ghaib yang tidak dialami setiap orang.


Sepulang dari museum, Arum dan keluarga langsung menuju ke Purwomartani. Malam kedua memang sudah direncanakan untuk menginap di rumah Om dan Tante yang hanya berjarak 5 rumah dari tempat saya. Dari sini akan lebih dekat untuk perjalanan ke Gunung Kidul keesok harinya.

Kami berkumpul dan bersenda gurau hingga hampir jam 22.00 WIB. Karena sudah larut, saya dan anak-anak pamit pulang agar mereka bisa istirahat. Mereka harus cukup istirahat karena pagi-pagi sekali harus bersiap menghabiskan liburan hari kedua di pantai Gunung Kidul.

 photo votenya2_zpscza8qxy0.gif
Arum, Rini dan kedua anaknya kebagian tidur di kamar depan. Sebelum tidur, Arum sempat bergurau kepada keponakannya, Rara. "Ra, Ayo tidur besok tak ajak ketemu Ratu Kidul." Kata Arum sambil menunjukan foto lukisan yang difotonya di Museum tadi siang.

Tak berapa lama Rini dan kedua anaknya terlihat pulas. Jam menunjukkan angka 24.05 WIB, Arum mencoba tidur. Sedetik setelah memejamkam mata, dia merasakan hembusan angin menerpa kakinya secara tiba-tiba. Angin yang tidak biasa seperti hembusan angin laut. Arum membuka mata. Apa yang dilihatnya sungguh membuatnya takut luar biasa,

Diujung kakinya telah berdiri perempuan sangat cantik berbusana keraton berwarna hijau dengan mahkota berkilauan terkena cahaya lampu kamar. Jaritnya menjuntai ke lantai. Beberapa bagianya mengenai kedua kaki Arum. Mendadak kamar baunya wangi bunga melati. Arum juga mencium bau khas pasir pantai. Inikah Ratu Pantai Selatan, Pikirnya.

BACA JUGA YANG INI YA...
1
Apa harus Nge-Sex, sih ?
2
Drumband Tengah Malam, Ghaibkah ?
3
Diluar Banyak Dosa !

Perempuan tersebut tersenyum kearahnya. Senyum yang sangat menawan dan berwibawa. Dada Arum berdetak kecang. Dia merasa takut yang luar biasa tetapi tubuh seperti membeku. Lidah pun kelu. Arum hanya bisa berdoa di dalam hati. Perempuan berbaju hijau itu memandanginya sekali lagi tanpa berkata-kata. Beberapa saat kemudian tiba-tiba menghilang begitu saja. Kepergian perempuan itu diiringi desir angin yang dingin. Arum merasakan itu.

Arum gemetar dan mencoba bangkit sekuat tenaga untuk membangunkan Rini. Dia menceritakan kejadian yang barusan dialaminya. Akhirnya mereka terjaga sampai pagi dengan rasa takut yang masih dirasakannya. Pengalaman malam itu menyisakan sejuta tanya, apa hikmah dibalik kejadian ghaib itu.    

Ditulis berdasarkan apa yang diceritakan Arum kepada Penulis.


   
Quote od The day

G+


15 comments

Namaku : Ridha Harwan, Komentarku begini nih : 8:09 AM WIB

Nah loh...

Namaku : Dwiex'z Someo, Komentarku begini nih : 8:42 AM WIB

kalo sperti itu aku atut mbak...pasti kaburrrr

Namaku : rahmi, Komentarku begini nih : 10:57 AM WIB

Wii sereeem

Namaku : Yuni andriyani, Komentarku begini nih : 5:42 PM WIB

Apaan mas...

Namaku : Yuni andriyani, Komentarku begini nih : 5:42 PM WIB

Walah...kaburnya bagaimana mbak kalau sudah gemetar...

Namaku : Yuni andriyani, Komentarku begini nih : 5:43 PM WIB

serem sekali....untung bukan saya yang mengalaminnya...kalau saya mungkin sudah pingsan...

Namaku : Ibrahim M.Pd.I, Komentarku begini nih : 7:21 PM WIB

hmmm seram ya mbak, oya mbak ni maaf ya kalau lari dari jalur

Ketika masuk diblog ini, kok dalam beberapa detik langsung direct ke http://www.templatetrackers.com/, itu memang dibuat atau gimana mbak :D

Namaku : Yuni andriyani, Komentarku begini nih : 10:10 PM WIB

Waduh...saya gak tahu mas....mungkin karena template gratisan apa ya...

Namaku : Fenny Ferawati, Komentarku begini nih : 8:19 AM WIB

Faktor sugesti kali ya?

Namaku : Yuni andriyani, Komentarku begini nih : 12:04 PM WIB

bisa jadi karena sugesti tetapi Arum mampu menggambarkan secara detail pengalaman malam itu....saya mengira itu memang terjadi...Wallahu'alam Bisawab...

Namaku : Pusat Pengetahuan dan Teknologi, Komentarku begini nih : 5:00 AM WIB

Mendengar cerita jeng yuni saya jadi ikut merinding mendengarnya.... Kebetulan saya juga orang jogja dan memang penduduk disana mempercayai keberadaan ratu ini. Di parang kusumo (pantai dekat parangtritis) terdapat sebuah batu yang dipercayai sebagai tempat bertemunya sri sultan hamengkubuwono dengan kanjeng ratu kidul. Namun sayangnya tempat ini di salah gunakan oleh orang2 untuk mencari pesugihan di antaranya adalah melakukan perbuatan maksiat. Audzubillah.... begitu bejatnya moral di Indonesia.

Namaku : Yuni andriyani, Komentarku begini nih : 7:38 PM WIB

Itu dia masalahnya...selalu saja ada perbuatan tidak baik mengiringi sebuah tempat-tempat yang wingit. Yang paling sering memang untuk ngalap berkah, pesugihan, dll. Padahal semua itu tidak membawa manfaat sama sekali....

Namaku : emotz_zie, Komentarku begini nih : 2:00 PM WIB

Terimaksih atas infonya,menarik dan menambah wawasan

Namaku : memberi nutrisi pada kulit wajah, Komentarku begini nih : 11:14 AM WIB

terimakasih atas informasinya
di tunggu postingan selanjutnya

Namaku : mukena, Komentarku begini nih : 10:10 AM WIB

serem banget, mungkin kalo saya udah kaku gak bisa ngapa ngapain

HIMBAUAN BERKOMENTAR :
1. Tersenyum Dulu | 2. Berkomentarlah sesuai dengan artikel diatas | 3. Gunakan Open ID / Name Url / Google+ | 4. Gunakan Bahasa Yang Jelas | 5. Jaga Kesopanan Ingat Pasal 27, Pasal 28, dan Pasal 29 UU ITE :) | 6. Jangan Nye-SPAM | 7. Maaf, link aktif otomatis terhapus| 8. Jangan Berpromosi | 9. Jangan minta transfer pulsa | 10. Begitulah.

RECENT


        Jogjakarta         Sleman         Emak-Emak Blogger         Emak-Emak Blogger         Blogcatalog         Bblog         Blogger Perempuan         Blogger Reporter Indonesia         Blogger Hijaber Indonesia
Modified by Yuni Andriyani 2014. Diberdayakan oleh Blogger.